RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
(1.2.)
Sekolah : SMP Darussalam
Marege
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IX/Ganjil
Alokasi Waktu : 8 Jam
Pelajaran
A. STANDAR KOMPETENSI
B. KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen
C.
INDIKATOR
1.
Mampu menemukan kembali
sifat-sifat/dalil-dalil pada kekongruenan segitiga. [kreatif]
2.
Mampu menemukan kembali
sifat-sifat/dalil-dalil pada kesebangunan segitiga. [kreatif]
3.
Mampu menunjukkan/membuktikan
segitiga-segitiga yang kongruen dengan menggunakan dalil-dalil kekongruenan
segitiga. [kreatif]
4.
Mampu menunjukkan/membuktikan
segitiga-segitiga yang sebangun dengan menggunakan dalil-dalil kesebangunan
segitiga. [kreatif]
D.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Dampak
Intruksional [Intructional
Effect]
Setelah
selesai pembelajaran siswa dapat :
1)
Mampu menemukan kembali
sifat-sifat/dalil-dalil pada kekongruenan segitiga. [kreatif]
2)
Mampu menemukan kembali
sifat-sifat/dalil-dalil pada kesebangunan segitiga. [kreatif]
3)
Mampu menunjukkan/membuktikan
segitiga-segitiga yang kongruen dengan menggunakan dalil-dalil kekongruenan
segitiga. [kreatif]
4)
Mampu menunjukkan/membuktikan
segitiga-segitiga yang sebangun dengan menggunakan dalil-dalil kesebangunan
segitiga. [kreatif]
Dampak
Pengiring [Nurturant
Effect]
Emotional Question [EQ]
1)
Memperhatikan penjelasan guru.
2)
Kerjasama dengan teman dan guru.
3)
Menghargai pendapat teman.
4)
Berani mengemukakan pendapat baik lisan
maupun tulisan.
Spiritual Question [SQ]
Menjaga
sikap sopan dan santun terhadap teman dan guru.
E.
MATERI PEMBELAJARAN
Kesebangunan
Uraian Singkat
Materi Pembelajaran
1.
Sifat –
sifat dua segitiga yang kongruen
Secara Umum
dua bangun dikatakan kongruen jika :
“Sudut –
sudut bersesuaian sama besar dan sisi – sisi bersesuaian sama panjang”.
Secara
khusus jika syarat ini diaplikasikan ke bangun segitiga, maka tidak harus semua
sudut dan sisi yang dimaksud harus terpenuhi. Pembuktian pada segitiga –
segitiga yang kongruen cukup ditinjau beberapa sudut dan beberapa sisi
bersesuaian. Adapun pembuktikan yang dimaksud dibagi atas 3 (tiga) dalil.
a.
Dalil SSS (sisi, sisi, sisi)
Dua segitiga dikatakan kongruen, jika sisi – sisi yang bersesuaian sama
panjang, tanpa ditinjau sudut – sudutnya.
Example
Prove that ABC @ PQR
Answer :
AB « PR or AB =
PR = 6 cm
BC « PQ or BC =
PQ = 5 cm
AC « QR or AC =
QR = 7 cm
Then by SSS postulate, the triangle ABC is congruent
to triangle PQR.
or ABC @ PQR (by
SSS Postulate)
Since ABC @ PQR, then
spontaneously ÐC = ÐQ, ÐA = ÐR, and ÐB = ÐP.
b.
Dalil SSdS (Sisi, Sudut, Sisi)/SAS Postulate
Two triangles are congruent, if two sides and one
angle between mentioned two sides of one triangles, to two sides and one angle
between mentioned two sides of the other one triangle. (Dua segitiga kongruen,
jika dua sisi dan satu sudut diantara kedua sisi tadi pada segitiga yang satu,
dengan dua sisi dan satu sudut diantara kedua sisi tadi pada segitiga yang
satunya lagi)
Example :
AB « PR or AB =
PR = 6 cm
ÐA « ÐR or ÐA = ÐR = 450
AC « QR or AC =
QR = 7 cm
Then by SAS postulate, the triangle ABC is congruent
to triangle PQR.
or ABC @ PQR (by
SAS Postulate)
Since ABC @ PQR, then
spontaneously ÐC = ÐQ, BC « PQ or BC =
PQ and
ÐB = ÐP.
ÐB = ÐP.
c.
Dalil SdSSd (Sudut, Sisi, Sudut)/ASA Postulate
Two triangles are congruent, if two angle and one
sides between mentioned two angles of one triangles, to two angle and one sides
between mentioned two angles of one triangles of the other one triangle. (Dua
segitiga kongruen, jika dua sudut dan satu sisi diantara kedua sudut tadi pada
segitiga yang satu, dengan dua sudut dan satu sisi diantara kedua sudut tadi
pada segitiga yang satunya lagi)
Example :
Prove that ABC @ PQR
Answer :
ÐA « ÐR or ÐA = ÐR = 450
AC « QR or AC =
QR = 7 cm
ÐC « ÐQ or ÐC = ÐQ = 550
Then by ASA postulate, the triangle ABC is congruent
to triangle PQR.
or ABC @ PQR (by
ASA Postulate)
Since ABC @ PQR, then
spontaneously AB = PR, ÐB = ÐP, BC = PQ.
2.
Sifat –
sifat Bangun – bangun yang sebangun.
a.
Dalil SdSdSd (AAA Postulate)
Two triangles are similar if there is one to one
correspondence between two angles of one triangle to two angles of the other
one triangle. (Dua segitiga adalah sebangun jika terdapat korespondensi
satu-satu antara dua sudut pada segitiga yang satu dengan dua sudut pada
segitiga yang lain.
Example

Prove that DABC ~ DPQR.
Answer
ÐBAC = ÐQPR = 500
ÐABC = ÐPQR = 300 by AAA
Postulate, than DABC ~ DPQR.
ÐACB = ÐPRQ (the
other angle is equal)
Since DABC ~ DPQR, than
b.
Dalil SSS (SSS Postulate)
Two triangles are similar if there is one to one correspondence between
ratio of lengths of three adjacent sides. (Dua segitiga adalah sebangun jika
terdapat korespondensi perbandingan panjang antara tiga sisi yang bersesuaian.
Example
Prove that DPQR ~ DKLM
Answer
PQ « KL ®
QR « LM ® by
SSS Postulate, than DPQR ~ DKLM
PR « KM ®
Since DPQR ~ DKLM, than ÐR = ÐM, ÐP = ÐK, and ÐQ = ÐL,
c.
Dalil SSdS (SAS Postulate)
Example
Prove that DPQR ~ DKLM
Answer
PQ « KL ®
ÐK « ÐQ ® ÐK and ÐQ by SAS Postulate, than DPQR ~ DKLM
PR « KM ®
F.
ALAT/SUMBER/BAHAN
BELAJAR
& Buku
Paket penerbit BSNP.
& Buku
penunjang lainnya.
& Lembar
Aktivitas Siswa [LAS].
G.
METODE PEMBELAJARAN
Model : Pembelajaran Kooperatif [Cooperative Learning]
Type : Student
Team Achievement Division [STAD]
Pendekatan : Contextual Teaching and Learning
Metode : Ceramah, Penugasan, Diskusi, inquiri, dan Tanya Jawab
H.
STRATEGI
PEMBELAJARAN
NO
|
KEGIATAN GURU
|
KEGIATAN SISWA
|
WAKTU [MENIT]
|
TERLAKSANA
|
|
YA
|
TIDAK
|
||||
1.
|
PERTEMUAN PERTAMA
Pendahuluan
Fase I
[ Guru menyiapkan
peserta didik [disiplin]
[ Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam. [religius]
[ Guru
meminta salah seorang siswa memimpin doa. [religius]
[ Guru mengabsen/
menanyakan keadaan siswa.[disiplin]
[ Guru memotivasi siswa tentang pentingnya materi
kesebangunan ini dipelajari. [rasa ingin tahu]
[ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. [rasa
ingin tahu]
[ Guru menanyakan/
mengingatkan syarat-syarat dua bangun yang
sebangun dan syarat-syarat dua bangun yang kongruen yang telah dipelajari
pada pertemuan sebelumnya. [rasa
ingin tahu]
|
±15
|
|||
2.
|
Kegiatan Inti
Fase II
: Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa yang akan dilakukan pada
hari ini secara berkelompok adalah menemukan sifat-sifat/dalil-dalil
yang berlaku pada segitiga-segitiga yang kongruen.
[rasa ingin tahu]
|
±3
|
|||
Fase III
: Guru mengorganisir siswa kedalam beberapa kelompok yang anggotanya masing-masing terdiri dari 3-4
orang, sambil membagikan bahan pelajaran yang akan
didiskusikan di kelompoknya. [disiplin, demokratis]
|
±3
|
||||
Fase IV
: Guru
mengeksplorasi secara singkat apa yang harus dikerjakan siswa secara
berkelompok. Dengan bantuan LAS, siswa mendiskusikan di kelompoknya tentang cara menemukan
kembali sifat-sifat/ dalil-dalil yang berkaitan dengan kekongruenan segitiga.
Guru berkeliling memantau kegiatan siswa sambil sesekali
memberikan bimbingan kepada kelompok yang memerlukan atau memberikan
penjelasan secara klasikal jika semua kelompok menginginkan. [tanggung
jawab, demokratis, kreatif, peduli sosial]
|
±68
|
||||
Fase V
: Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil
kelompoknya sambil dievaluasi. [tanggungjawab, demokratis]
|
±20
|
||||
Fase VI
: Guru bersama-sama siswa memberikan
reward kepada kelompok yang memperoleh hasil terbaik.[menghargai prestasi]
|
±3
|
||||
3.
|
Penutup
= Guru
memberikan penguatan tentang sifat-sifat/dalil-dalil yang berkaitan dengan
kekongruenan segitiga. [tanggungjawab]
= Guru bersama – sama siswa menyimpulkan hasil yang diperoleh pada
pertemuan ini.
[tanggung
jawab]
= Guru
memberi kuis sebagai evaluasi pembelajaran. [mandiri, jujur]
= Guru memberikan memberikan tugas kepada siswa. [tanggung
jawab, kerja keras]
|
±8
|
|||
1.
|
PERTEMUAN KEDUA
Pendahuluan
Fase I
[ Guru
menyiapkan peserta didik [disiplin]
[ Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam. [religius]
[ Guru
meminta salah seorang siswa memimpin doa. [religius]
[ Guru mengabsen/
menanyakan keadaan siswa.[disiplin]
[ Guru memotivasi siswa tentang pentingnya materi
kesebangunan ini dipelajari. [rasa ingin tahu]
[ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. [rasa
ingin tahu]
[ Guru menanyakan/
mengingatkan materi :
-
Sifat-sifat/dalil-dalil yang berlaku
pada kekongruenan segitiga yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
[rasa
ingin tahu]
-
Kategori sudut-sudut yang sama besar yang
telah dipelajari pada kelas sebelumnya. [rasa
ingin tahu]
|
±15
|
|||
2.
|
Kegiatan Inti
Fase II
: Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa yang akan dilakukan pada
hari ini secara berkelompok adalah menunjukkan/ membuktikan
segitiga-segitiga kongruen dengan menggunakan sifat-sifat/dalil-dalil yang berlaku pada segitiga-segitiga yang
kongruen. [rasa ingin tahu]
|
±3
|
|||
Fase III
: Guru mengorganisir siswa kedalam beberapa kelompok yang anggotanya masing-masing terdiri dari 3-4
orang, sambil membagikan bahan pelajaran yang akan
didiskusikan di kelompoknya. [disiplin, demokratis]
|
±3
|
||||
Fase IV
: Guru
mengeksplorasi secara singkat cara menemukan/ membuktikan segitiga-segitiga
kongruen. Dengan bantuan LAS, siswa mendiskusikan di kelompoknya tentang cara menunjukkan/
membuktikan segitiga-segitiga kongruen dengan menggunakan
sifat-sifat/dalil-dalil tersebut. Guru berkeliling memantau kegiatan siswa sambil sesekali memberikan
bimbingan kepada kelompok yang memerlukan atau memberikan penjelasan secara
klasikal jika semua kelompok menginginkan. [tanggung jawab, demokratis, kreatif,
peduli sosial]
|
±68
|
||||
Fase V
: Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil
kelompoknya sambil dievaluasi. [tanggungjawab, demokratis]
|
±20
|
||||
Fase VI
: Guru bersama-sama siswa memberikan
reward kepada kelompok yang memperoleh hasil terbaik.[menghargai prestasi]
|
±3
|
||||
3.
|
Penutup
= Guru
memberikan penguatan tentang cara menunjukkan/ membuktikan segitiga-segitiga
kongruen dengan sifat-sifat/dalil-dalil yang berkaitan dengan kekongruenan
segitiga. [tanggungjawab]
= Guru bersama – sama siswa menyimpulkan hasil yang diperoleh pada
pertemuan ini.
[tanggung
jawab]
= Guru
memberi kuis sebagai evaluasi pembelajaran. [mandiri, jujur]
= Guru memberikan memberikan tugas kepada siswa. [tanggung
jawab, kerja keras]
|
±8
|
|||
1.
|
PERTEMUAN KETIGA
Pendahuluan
Fase I
[ Guru
menyiapkan peserta didik [disiplin]
[ Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam. [religius]
[ Guru
meminta salah seorang siswa memimpin doa. [religius]
[ Guru mengabsen/
menanyakan keadaan siswa.[disiplin]
[ Guru memotivasi siswa tentang pentingnya materi
kesebangunan ini dipelajari. [rasa ingin tahu]
[ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. [rasa
ingin tahu]
[ Guru menanyakan/
mengingatkan syarat-syarat dua bangun yang
sebangun dan syarat-syarat dua bangun yang sebangun yang telah dipelajari
pada pertemuan sebelumnya. [rasa
ingin tahu]
|
±15
|
|||
2.
|
Kegiatan Inti
Fase II
: Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa yang akan dilakukan pada
hari ini secara berkelompok adalah menemukan sifat-sifat/dalil-dalil
yang berlaku pada segitiga-segitiga yang sebangun.
[rasa ingin tahu]
|
±3
|
|||
Fase III
: Guru mengorganisir siswa kedalam beberapa kelompok yang anggotanya masing-masing terdiri dari 3-4
orang, sambil membagikan bahan pelajaran yang akan
didiskusikan di kelompoknya. [disiplin, demokratis]
|
±3
|
||||
Fase IV
: Guru
mengeksplorasi secara singkat apa yang harus dikerjakan siswa secara
berkelompok. Dengan bantuan LAS, siswa mendiskusikan di kelompoknya tentang cara menemukan
kembali sifat-sifat/ dalil-dalil yang berkaitan dengan kesebangunan segitiga.
Guru berkeliling memantau kegiatan siswa sambil sesekali
memberikan bimbingan kepada kelompok yang memerlukan atau memberikan
penjelasan secara klasikal jika semua kelompok menginginkan. [tanggung
jawab, demokratis, kreatif, peduli sosial]
|
±68
|
||||
Fase V
: Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil
kelompoknya sambil dievaluasi. [tanggungjawab, demokratis]
|
±20
|
||||
Fase VI
: Guru bersama-sama siswa memberikan
reward kepada kelompok yang memperoleh hasil terbaik.[menghargai prestasi]
|
±3
|
||||
3.
|
Penutup
= Guru
memberikan penguatan tentang sifat-sifat/dalil-dalil yang berkaitan dengan
kesebangunan segitiga. [tanggungjawab]
= Guru bersama – sama siswa menyimpulkan hasil yang diperoleh pada
pertemuan ini.
[tanggung
jawab]
= Guru
memberi kuis sebagai evaluasi pembelajaran. [mandiri, jujur]
= Guru memberikan memberikan tugas kepada siswa. [tanggung
jawab, kerja keras]
|
±8
|
|||
1.
|
PERTEMUAN KEEMPAT
Pendahuluan
Fase I
[ Guru
menyiapkan peserta didik [disiplin]
[ Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam. [religius]
[ Guru
meminta salah seorang siswa memimpin doa. [religius]
[ Guru mengabsen/
menanyakan keadaan siswa.[disiplin]
[ Guru memotivasi siswa tentang pentingnya materi
kesebangunan ini dipelajari. [rasa ingin tahu]
[ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. [rasa
ingin tahu]
[ Guru menanyakan/
mengingatkan materi :
-
Sifat-sifat/dalil-dalil yang berlaku
pada kesebangunan segitiga yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
[rasa
ingin tahu]
-
Kategori sudut-sudut yang sama besar yang
telah dipelajari pada kelas sebelumnya. [rasa
ingin tahu]
|
±15
|
|||
2.
|
Kegiatan Inti
Fase II
: Guru memberikan informasi kepada siswa bahwa yang akan dilakukan pada
hari ini secara berkelompok adalah menunjukkan/ membuktikan
segitiga-segitiga sebangun dengan menggunakan sifat-sifat/dalil-dalil yang berlaku pada segitiga-segitiga yang
sebangun. [rasa ingin tahu]
|
±3
|
|||
Fase III
: Guru mengorganisir siswa kedalam beberapa kelompok yang anggotanya masing-masing terdiri dari 3-4
orang, sambil membagikan bahan pelajaran yang akan
didiskusikan di kelompoknya. [disiplin, demokratis]
|
±3
|
||||
Fase IV
: Guru
mengeksplorasi secara singkat cara menemukan/ membuktikan segitiga-segitiga
sebangun. Dengan bantuan LAS, siswa mendiskusikan di kelompoknya tentang cara menunjukkan/
membuktikan segitiga-segitiga sebangun dengan menggunakan
sifat-sifat/dalil-dalil tersebut. Guru berkeliling memantau kegiatan siswa sambil sesekali memberikan
bimbingan kepada kelompok yang memerlukan atau memberikan penjelasan secara
klasikal jika semua kelompok menginginkan. [tanggung jawab, demokratis, kreatif,
peduli sosial]
|
±68
|
||||
Fase V
: Guru meminta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil kelompoknya
sambil dievaluasi.
[tanggungjawab, demokratis]
|
±20
|
||||
Fase VI
: Guru bersama-sama siswa memberikan
reward kepada kelompok yang memperoleh hasil terbaik.[menghargai prestasi]
|
±3
|
||||
3.
|
Penutup
= Guru
memberikan penguatan tentang cara menunjukkan/ membuktikan segitiga-segitiga
sebangun dengan sifat-sifat/dalil-dalil yang berkaitan dengan kesebangunan
segitiga. [tanggungjawab]
= Guru bersama – sama siswa menyimpulkan hasil yang diperoleh pada
pertemuan ini.
[tanggung
jawab]
= Guru
memberi kuis sebagai evaluasi pembelajaran. [mandiri, jujur]
= Guru memberikan memberikan tugas kepada siswa. [tanggung
jawab, kerja keras]
|
±8
|
|||
I.
PENILAIAN
Indicator
|
Assessment
|
||||||||||||||||||
Technique
|
Forming
|
Instrument
|
|||||||||||||||||
a.
Mengidentifikasi sifat – sifat dua segitiga yang kongruen.
b.
Mengidentifikasi sifat – sifat dua segitiga yang sebangun.
|
Tes Tertulis
Tes Tertulis
|
Uraian
Uraian
|
1.
Prove that DABC @ DPQR.
2.
If AC = CE and BC = CD, prove that DABC @ DCDE.
3.
Prove that DABC @ DACD
4.
Prove that DABC ~ DPQR
5.
AB // DE. Prove that DABC ~ DCDE
6.
If RS = 3 cm, RT = 2 cm, PR = 6 cm, and QR = 9 cm. Prove that DPQR ~ DRST.
|
||||||||||||||||
J.
LEMBAR OBSERVASI
A. IQ
No.
|
Nama Siswa
|
Aspek yang
dinilai
|
Jml
|
Nilai
|
Ket.
|
||
1
|
2
|
3
|
|||||
Aspek yang dinilai :
Kecepatan dan ketepatan
dalam membuktikan segitiga – segitiga yang kongruen dan segitiga – segitiga
yang sebangun.
Dengan skor : 5
: Sangat Tepat
4
: Tepat
3
: Cukup
2 : Kurang
1 : Tidak
B. EQ dan SQ
No.
|
Nama Siswa
|
EQ
|
SQ
|
Keterangan
|
||||||
A
|
B
|
C
|
D
|
A
|
B
|
C
|
D
|
|||
Aspek yang dinilai
EQ : a. Aktif mengambil peran
b. Memperlihatkan kesungguhan
c. Kreatif
Ø A : Jika mencakup tiga komponen
Ø B : Jika mencakup dua komponen
Ø C : Jika mencakup satu komponen
Ø D : Jika tidak mencakup ketiga komponen
SQ : a. Santun terhadap guru
b. Santun terhadap teman
c. Santun mengikuti pelajaran
Ø A : Jika mencakup tiga komponen
Ø B : Jika mencakup dua komponen
Ø C : Jika mencakup satu komponen
Ø D : Jika tidak mencakup ketiga komponen
Labuang
Marege, 22 Juli 2017
Guru Mata Pelajaran
ASHALID A, S.Pd.
NIP. 19760908 200012 1 003









Tidak ada komentar:
Posting Komentar